Posts

Soal Polinomial dan irisan kerucut kelas 11 semester 1

          Polinomial 11.   .  Hasil bagi dan sisa pembagian polinomial (7x 3 +3x 2 -2x-1) oleh (x+2)  adalah… a.      7x 2 -5x+10  dan  -37 b.     7x 2 +6x-18  dan 39 c.      7x 2 -11x+20  dan -39 d.     7x 2 -11x+17 dan  39 e.      7x 2 +11x+20 dan -39 2

Bahan Kliping Prakarya Limbah Kertas Lengkap

Image
Daftar Isi 1.    Pengertian Limbah Kertas .............................. 1 2.   Macam-macam Limbah Kertas                1 3.   Manfaat Limbah Kertas .................................... 2 4.   Pengusaha Limbah Kertas yang Sukses      2 5.   Produk yang Dihasilkan dan Cara Pembuatan 4 Daftar Pustaka ..................................................... 8

Kehidupan ekonomi Kerajaan Tarumanegara

Berdasarkan sumber-sumber sejarah tersebut, baik prasasti maupun berita-berita dari Cina, dapatlah diperoleh gambaran bahwa kehidupan kerajaan Tarumanegara pada masa itu. Berdasarkan prasasti Tugu dapat diketahui mata pencaharian penduduknya, yaitu pertanian dan perdagangan. Begitu pula berdasarkan berita dari Fa-Hien awal abad ke 5, diketahui bahwa mata pencaharian penduduk Tarumanegara adalah pertanian, peternakan, perburuan binatang, dan perdagangan cula badak, kulit penyu dan perak. Prasasti Tugu, ditemukan di daerah Tugu (Jakarta) merupakan prasasti terpanjang dari semua prasasti peninggalan Raja Purnawarman. "kuat buat mengalirkannya ke laut, setelah sampai di istana yang termasyhur, didalam tahun keduapuluh duanya dari takhta raja Purnawarman yang berkilau-kilau karena kepandaian dan kebijaksanaannya serta menjadi panji segala raja. Sekarang beliau menitahkan menggali sungai yang permai dan jernih, gomati namanya, setelah melewati kediaman sang pendeta nenkda, pekerjaa...

Perkembangan Kerajaan Mataram Kuno pada Masa Pemerintahan Raja Dyah Balitung

Aspek Politik : Dyah Balitung memerintah sampai tahun 910. Dyah Balitung banyak meninggalkan prasasti (20 buah), sebagian ditemukan di Jawa Timur. Ada prasasti yang menyebutkan bahwa Raja Balitung pernah menyerang Bantan (Bali). Prasasti yang penting adalah Prasasti Mantyasih (Kedu) yang berisi silsilah raja-raja Mataram Kuno dari Sanjaya sampai dengan Dyah Balitung. Pada masa pemerintahan Raja Balitung dikenal tiga jabatan penting, yaitu rakryan i hino (pejabat tinggi sesudah raja), rakryan i halu, dan rakryan i sirikan. Ketiganya merupakan tritunggal. Aspek Ekonomi : Usaha perdagangan juga mulai mendapat perhatian ketika Raja Balitung berkuasa. Pada Prasasti Purworejo (900 M) disebutkan bahwa raja telah memerintahkan untuk membuat beberapa pusat perdagangan. Keterangan lain juga didapatkan dari Prasasti Wonogiri (903 M) yang menyebutkan bahwa penduduk di sekitar kanan-kiri aliran Sungai Bengawan Solo diperintahkan untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas perdagangan me...

LUAS KEKUASAAN KERAJAAN SRIWIJAYA

Image
Kerajaan Sriwijaya merupakan salah satu kerajaan besar yang bukan saja dikenal di wilayah Indonesia, tetapi dikenal di setiap bangsa atau negara yang berada jauh di luar Indonesia. Hal ini disebabkan letak Kerajaan Sriwijaya yang sangat strategis dan dekat dengan Selat Malaka. Telah kita ketahui, Selat Malaka pada saat itu merupakan jalur perdagangan yang sangat ramai dan dapat menghubung-kan antara pedagang-pedagang dari Cina dengan India maupun Romawi. Dari tepian Sungai Must di Sumatra Selatan, pengaruh Kerajaan Sriwijaya terus meluas yang mencakup Selat Malaka, Selat Sunda, Selat Bangka, Laut Jawa bagian barat, Bangka, Jambi Hulu, dan mungkin juga Jawa Barat (Tarumanegara), Semenanjung Malaya hingga ke Tanah Genting Kra. Luasnya wilayah laut yang dikuasai Kerajaan Sriwijaya menjadikan Sriwijaya sebagai kerajaan maritim yang besar pada zamannya.

MANGANALISIS KEHIDUPAN EKONOMI KERAJAAN KUTAI

Kehidupan ekonomi masyarakat Kutai diperkirakan ditunjang dari sektor pertanian, baik sawah maupun ladang. Selain itu, melihat letaknya yang strategis, yaitu di sekitar Sungai Mahakam yang menjadi jalur perdagangan Cina dan India, membuat Kerajaan Kutai menarik untuk disinggahi para pedagang. Dengan begitu, bidang perdagangan telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kutai. Kehidupan ekonomi masyarakat Kutai meningkat dengan diangkatnya Raja Mulawarman. Beliau adalah raja yang mulia dan dermawan. Terbukti dengan memberi sedekah kepada rakyatnya berupa 20.000 ekor sapi yang diletakkan di Waprakeswara.

PERKEMBANGAN UPACARA KASADA SAMPAI SAAT INI

Sejak Jaman Majapahit konon wilayah yang mereka huni adalah tempat suci, karena mereka dianggap abdi – abdi kerajaan Majapahit. Sampai saat ini mereka masih menganut agama hindu, Setahun sekali masyarakat tengger mengadakan upacara Yadnya Kasada. Upacara ini berlokasi disebuah pura yang berada dibawah kaki gunung bromo. Dan setelah itu dilanjutkan kepuncak gunung Bromo. Upacara dilakukan pada tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama dibulan Kasodo menurut penanggalan Jawa.